TINGKATKAN PENGETAHUAN PERUSAHAAN PENERIMA FASILITAS KITE, KANWIL BEA CUKAI JAWA TIMUR I ADAKAN SOSIALISASI KITE ONLINE

Sidoarjo – Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I mengadakan sosialisasi aplikasi KITE Online ke perusahaan penerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis (28/03) di aula Kanwil Bea Cukai Jatim I. Acara ini dihadiri oleh 120 orang perwakilan dari perusahaan penerima fasilitas KITE di wilayah Jawa Timur serta diisi oleh narasumber dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan dan Direkorat Informasi Kepabeanan dan Cukai.

Acara dibuka oleh pelaksana harian Kepala Kantor Wilayah hannan Budiharto. Dimana menurut Hannan acara sosialisasi ini didedikasikan untuk perusahaan pengguna fasilitas KITE. “secara legalitas dan persiapan secara prosedural sudah dilaksanakan oleh bea dan cukai, sekarang tinggal implementasinya di lapangan agar sesuai yang diharapkan. Karena kadang-kadang suatu peraturan itu tidak berjalan mulus bukan karena aturannya tetapi karena implementasinya. Jadi hari ini betul-betul kita upayakan maksimal agar permasalahan-permasalahan yang selama ini terjadi bisa ada solusinya dan bisa diperbaiki di masa yang akan datang”. Ujar hannan.

Dalam sosialisasi ini dipaparkan pula beberapa aturan yang berkaitan dengan Aplikasi KITE Online seperti Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK 160/PMK.04/2018, PMK161/PMK.04/2018 serta peraturan Direktur Jenderal nomor PER-03/BC/2019 PER-04/BC/2019. Materi sosialisasi dipaparkan oleh Kepala Subdirektorat Fasilitas Impor Tujuan Ekspor Yamiral Azis Santoso dan Kepala Subdirektorat Pengembangan Sistem Informasi Danang Yulianto.

Antusias peserta sosialisasi sangat tinggi mengingat seluruh peserta merupakan perwakilan dari perusahaan penerima fasilitas KITE yang masih asing dengan aplikasi yang baru saja diluncurkan ini. Mereka banyak memberikan pertanyaan mengenai seluk-beluk aplikasi KITE Online, karena mereka sangat berharap ada kegiatan sosialisasi terhadap mereka. Para peserta berharap dengan kegiatan sosialisasi tidak ada lagi perusahaan penerima fasilitas KITE yang salah dalam melaporkan kegiatan mereka ke Bea Cukai.